Kombes Eko Trio hajar 7 anggota yang sedang berjaga
Publik tanah air kembali dibuat geger dengan kabar yang beredar luas di media sosial. Kali ini seorang perwira kepolisian yang marah besar dan melakukan hal yang tak pantas ke anggotanya.
Ia adalah Kepala Pusat Pendidikan Administrasi Lembaga Pendidikan Polri (Kapusdikmin Lemdikpol) Kombes Eko Trio Budhiniar. Ia menghajar ketujuh anggotanya yang sedang berjaga di pintu gerbang Pusdikmin, Bandung.
Peristiwa ini beredar luas di media sosial
Peristiwa ini pertama kali diketahui publik setelah sebuah laman Facebook Lombok Info mengunggah kronologi kejadian tersebut pada Selasa, 26 Juni 2018 lalu. Dari postingan tersebut diketahui jika Kombes Eko menghajar ketujuh anggotanya menggunakan helm baja.
“Mohon ijin copas : Sekilas info: Kronologis Singkat Tindak Pidana Penganiayaan yg Dilakukan Oleh Kapusdikmin Lemdiklat Polri KBP Ekotrio Budhiniar Terhadap Anggota Jaga Pusdikmin," tulis admin laman tersebut.
Kronologi kejadian
Berdasarkan dari postingan tersebut diketahui bagaimana kronologi Kombes Eko tega menghajar anggotanya yang tengah berjaga tersebut. Berikut kronologinya
1. Awal mula kejadian
Kejadian ini bermula ketika sekitar pukul 07.30 WIB, ada sebuah mobil box katering hendak keluar dari gerbang. Di waktu yang sama mobil Kapusdikmin datang dari arah luar gerbang dan hendak masuk ke wilayah Pusdikmin tersebut. Kedua kendaraan tersebut kemudian berpapasan di gerbang dan sama-sama berhenti.
2. Kapusdikmun marah
Kedua kendaraan itupun kemudian tak bisa lewat karena saling berpapasan. Anggota yang berjaga pun kemudian memerintahkan mobil box katering tersebut untuk mundur dan memberikan jalan kepada kendaraan Kapusdikmun itu. Namun, Kombes Eko justru turun dari mobilnya dan kemudian marah-marah.
3. Kombes Eko hajar anggotanya
Kombes Eko pun kemudian memukuli anggota polisi yang tengah berjaga menggunakan helm baja yang terletak di atas meja piket. Kombes Eko juga bertanya keberadaan anggota yang lain. Setelah semuanya berkumpul, Kombes Eko pun lantas menghantamkan helm baja tersebut ke kepala anggotanya itu. Akibat kejadian tersebut, beberapa anggota polisi yang sedang berjaga itupun mengalami luka di kepalanya.
BACA JUGA
VIRAL|Hati-Hati Dalam Membuat Tato Jika Tidak Ingin Seperti Ini.
"Sekira Pkl 07.30wib mobil box catering yg menyediakan makanan siswa mau keluar gerbang yg mana jalur sdh dipersempit menjadi 1 jalur. Pada saat yg Bersamaan Kapusdikmin datang dari arah luar Mau Masuk dgn Menggunakan Kendaraan Dinas Mitsubishi Lancer (Plat Nomor diganti Plat Umum/Hitam). Kedua Kendaraan berpapasan di gerbang jadi Sama2 Berhenti ga Bisa Lewat. Pada Saat itu Anggota Polri yg Sedang Tugas Jaga Kebetulan lg di belakang. PNS Yg dipenjagaan Menyiapkan Dan Memberi Hormat Kepada Kapusdikmin. Kemudian Anggota yg Lain segera perintahkan Mobil Box Pengantar Makan Utk Siswa Agar Mundur memberi jalan kepada Kendaraan Kapusdikmin. Pada Saat Itu Juga Kapusdikmin turun dr mobil sambil marah2 ...kemudian Memukuli anggota penjagaan menggunakan Helm Baja yg ada di meja piket Sambil menanyakan Anggota piket yang lain. Setelah Semua Anggota Piket terkumpul (5 orang) Kemudian Oleh Kapusdikmin Langsung di hantam pake helm baja bergantian di kepala. Akibat Pemukulan tsb Beberapa Anggota Mengalami benjol dan luka sobek ringan dikepala,serta 1 personil mengalami muntah2," keterangan laman tersebut.
Anggota yang menjadi korban
7 anggota kepolisian yang berjaga pun dikabarkan menjadi korban amukan Kombes Eko. Akun tersebut pun juga memberikan informasi siapa saja anggota yang menjadi korban pemukulan tersebut. Hal itu diutarakan sang pemilik laman sesuai dengan apa yang disampaikan oleh AKP Ale Surya yang juga menjadi korban.
"Total anggota yg kepalanya dihantam helm 5 orang. 2 Personil yang terahir datang cuma di tendang tulang keringnnya. Total 7 korban dan langsung melapor ke polda jabar. Berikut Nama2 Anggota Korban Penganiayaan tsb diatas:
1. AKP Ale Surya.
2. Ipda Taryana.
3. Ipda Ade Hasan (kanit provos).
4. Bripka Iim Permana.
5. Brigadir Asep Ismanto.
6. Penata I Joko Pitoyo.
7. Pengatur Agus Suherlan.
DUM (Ijin ini Narasi yg Sy Buat Berdasarkan Keterangan Singkat AKP Ale).”
Keterangan dari Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri
Terkait kejadian ini, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal mengatakan bahwa kasus penganiayaan tersebut akan segera ditindaklanjuti oleh Divisi Propam Polri. Iqbal pun mengutarakan kronologi kejadian tersebut.
“Mobil box katering yang menyediakan makanan siswa mau keluar gerbang sekitar pukul 07.30 WIB. Pada saat bersamaan, Kapusdikmin datang dari arah luar mau masuk menggunakan kendaraan dinas,” kata Iqbal.
Loading...
